Mengenal 4 Perbedaan Gula Bit dan Gula Tebu

Siapa yang tidak senang menyantap aneka makanan manis sekaligus menikmati kesegaran minuman manis dari gula bit atau gula tebu? Meskipun dua-duanya memang sama-sama berfungsi untuk membuat makanan dan minuman kita bertambah manis, namun adakalanya kita juga menjadi kesulitan untuk menentukan pilihan antara gula bit dan gula tebu. Maka dari itu, supaya kita tidak lagi bingung, ada baiknya kita melihat uraian perbedaan gula bit dan gula tebu berikut ini!

1. Gula bit berasal dari tanaman bit

Seperti halnya gula tebu, gula bit juga berasal dari tanaman bit gula. Tanaman yang satu ini dikategorikan sebagai familia Chenopodiaceae. Pada mulanya, tanaman ini bisa ditemukan di daerah pesisir barat eropa, yakni seperti di Swedia bagian selatan maupun di Kepulauan Britania. Dan menariknya, gula bit pun bisa menghasilkan gula rafinasi sehingga memberikan variasi pada gula rafinasi selain dari tanaman tebu.

2. Gula bit dapat memberikan rasa manis pada makanan maupun minuman

Seperti halnya tetes tebu yang bisa menghasilkan gula rafinasi melalui adanya proses pengambilan cairan molase pada tebu, gula bit juga bisa diproses untuk kemudian menjadi gula rafinasi. Kemudian, gula ini akan bisa kita manfaatkan sebagai pelengkap yang memberikan rasa manis pada makanan maupun minuman kita.

3. Gula bit dan gula tebu banyak diproduksi

Ada berbagai jenis makanan dari gula bit maupun gula tebu yang bisa kita temui. Selain makanan, terdapat juga banyak minuman yang diberikan tambahan rasa manis dari gula bit dan gula tebu. Beberapa contohnya seperti makanan yang dipanggang, makanan olahan,m maupun soda.

4. Gula bit diproduksi secara metode yang berbeda

Pada dasarnya, perbedaan antara gula bit dan gula tebu bukan hanya terletak pada bahan yang digunakan saja, melainkan juga cara diproduksi yang berbeda. Gula bit dibuat dengan cara mengiris tipis-tipis buah bit terlebih dahulu untuk kemudian bisa diambil ekstraknya. Setelah itu, barulah nantinya sari ini dibuat jus dan kemudian diolah menjadi pekat hingga akhirnya bisa menjadi gula bit.